Membeli Tiket Konser di Jepang (1): Alur Pembelian Tiket

Menonton konser di Jepang sekarang menjadi dambaan semakin banyak orang. Bukan saja untuk menonton konser artis-artis Jepang sendiri, namun juga artis-artis Korea, Eropa, Amerika Serikat, dan negara-negara lain yang seolah tak pernah luput memasukkan Jepang ke dalam daftar tur mereka. Kalau kalian penggemar Kpop, tentunya tahu dong bahwa artis-artis Kpop rata-rata memiliki lagu-lagu yang hanya dirilis dan dipanggungkan di Jepang. Tur Jepang bahkan sering terpisah dan berformat berbeda dari tur yang dilangsungkan di negara-negara lain—membuat konser di Jepang menjadi incaran istimewa.

2pmof2pm-02

Akan tetapi, calon penonton biasanya terhalang oleh kebingungan dalam memperoleh tiket. Kami sering menerima pertanyaan yang berkaitan dengan ini. Bagaimana caranya? Harus pesan di mana? Bayar ke mana? Bahkan ada yang mengira, Tiket di Jepang (sebagian besar) hanya bisa diperoleh melalui balloting atau undian. Nah, dalam rangkaian tulisan tentang membeli tiket konser di Jepang ini, kami mencoba menjawab pertanyaan-pertanyaan itu sebisa kami. Tentu kalau kalian punya pengalaman yang bisa dibagi, kami sangat menanti sumbangan cerita kalian di bagian komentar artikel ini.

Artikel pertama ini berfokus kepada Alur pembelian tiket. Sebagai catatan, di sini yang kami bahas hanyalah cara membeli tiket melalui outlet-outlet resmi. Tentu saja kalian bisa membeli melalui lelang (auction) ataupun sesama fans, perantara, bahkan calo, baik melalui Internet ataupun saat hari H. Namun itu di luar bahasan artikel ini.

Catatan lain: Aturan pembelian tiket – seperti harus membayar kapan, apakah pembayaran hanya boleh di kombini atau bank tertentu, jumlah maksimal tiket yang boleh dibeli, dan lain sebagainya – bisa sangat berbeda antara satu konser dengan konser lainnya. Oleh karena itu, kamu harus memperhatikan syarat-syarat yang diumumkan untuk konser yang tiketnya kamu incar.

blockb-160115-03

Baiklah, kita mulai yuk pembahasan ini dengan…

  1. SEBELUM PENJUALAN UMUM

Mungkin, sebelum penjualan umum (public sale), terlebih dahulu ada yang namanya pre-order atau pre-sale. Tidak seperti yang sering terjadi di Indonesia, pre-order/pre-sale ini bersifat resmi, bisa dikelola oleh perusahaan sang artis sendiri ataupun klub penggemar (fanclub) yang mungkin bekerjasama dengan perusahaan tiket di Jepang seperti e+, Ticket Pia, atau l-tike. Format pre-order bisa bermacam-macam,

  • Undian lewat fanclub atau perusahaan tiket

Yang bisa mengikuti undian (balloting) ini tentu saja hanya anggota fanclub. Anggota mungkin diminta mengisi data-data keikutsertaan undian di situs fanclub atau situs resmi artis, ataupun diarahkan ke laman khusus di salah satu perusahaan tiket yang bekerjasama dengan pihak artis. Ada pula perusahaan artis yang masih pakai cara lama, yaitu penggemar diminta mengisi formulir yang harus dikirim/dikembalikan ke pihak artis, terkadang disertai bayar di muka. Kalau undian kita tidak tembus? Ya, uangnya dikembalikan. Repot juga, ya?

Biasanya, tiket yang diperoleh melalui undian adalah tiket dengan nomor bagus. Bila konsernya berdiri semua, maka yang diperoleh adalah nomor-nomor awal yang memungkinkanmu masuk lebih dulu. Bila konsernya duduk, maka barisan-barisan terdepan diperuntukkan bagi pemenang undian. Tapi harap diingat, ini bukan jaminan bahwa kalau undianmu tembus maka kamu pasti akan memperoleh tiket bernomor bagus. Karena kadang-kadang tiket yang dilepas lewat undian jumlahnya banyak sekali, dan buntut-buntutnya kamu dapat tempat duduk atau nomor urut masuk yang ‘biasa-biasa saja’. Keuntungan bagimu lebih berupa perasaan lega karena kamu sudah dapat tiket duluan dan tidak perlu berebut saat penjualan umum, ketika pertarungan lebih ‘berdarah-darah’ lagi. Dan ada juga yang mengincar tiket fanclub karena sering kali tiket-tiket tersebut berdesain khusus.

Kalau tidak, ya tiketnya akan biasa saja seperti di bawah ini, desainnya tergantung kepada kombini tempat tiket dicetak.

tiket1

Undian bisa dilaksanakan lebih daripada satu kali. Secara garis besar, urut-urutan tahapnya sama, yaitu memasukkan undian (pendaftaran), pengumuman pemenang (biasanya melalui surat elektronik), lalu waktu pembayaran tiket, mungkin 3 sampai 7 hari setelah pengumuman pemenang. Biasanya tiket tidak langsung dicetak, sehingga yang kamu peroleh hanyalah bukti pembayaran yang harus kamu simpan.

Lalu, kapan tiketnya kamu peroleh? Kalau dikirim melalui pos ke alamat yang kamu masukkan saat pendaftaran, biasanya pengiriman tiket dilaksanakan 2 minggu sebelum konser. Dan ingat yah, biasanya pre-order hanya menerima pengiriman ke alamat di Jepang saja. Kemungkinan lain, mulai tanggal tertentu, kamu dapat mencetak tiketmu sendiri di minimarket/kombini dengan membawa bukti pembayaranmu.

Penting untuk mengikuti pre-order: alamat dan nomor telepon di Jepang (bisa ‘meminjam’ milik teman yang berdiam di Jepang) dan kesanggupan untuk membayar pada jangka waktu yang ditentukan (biasanya ini harus minta tolong teman juga).

Ini adalah contoh bukti pelunasan pembayaran di kombini.

tiket4

  • Undian bagi pemilik kode khusus yang diperoleh dari CD atau DVD

Mirip dengan undian bagi anggota fanclub, hanya saja saat mendaftar ikut undian, kamu harus memasukkan kode khusus yang hanya bisa diperoleh dari CD atau DVD artis bersangkutan yang kamu beli. Biasanya ini merupakan bagian dari upaya mendongkrak penjualan rekaman.

  • Undian terbuka

Undian yang boleh diikuti siapa saja, tidak harus anggota fanclub. Periode undian ini mungkin setelah undian untuk fanclub selesai (kalau artis bersangkutan memiliki fanclub).

  • Memesan lewat perusahaan sang artis

Pemesanan ini umum dilakukan oleh artis-artis visual kei. Biasanya, kamu akan diminta mengirimkan datamu (nama, alamat, nomor telepon, jumlah tiket yang diinginkan) melalui e-mail pada waktu yang ditentukan. Bila kamu memperoleh balasan dari perusahaan, itu artinya pesananmu diterima. Di dalam surat balasan itu akan dijelaskan tata cara pembayaran tiket pesananmu (yang ada batas waktunya juga agar pesananmu tidak hangus), biasanya melalui transfer atau pembayaran langsung melalui bank, umumnya di Bank Kantor Pos. Tiket mungkin akan dikirimkan ke alamat tempat tinggal yang kamu gunakan, atau diambil saat hari H di tempat konser.

  • Membeli langsung di loka (venue)

Model pemesanan ini agak jarang, namun ada juga yang melakukannya. Misalnya penjualan tiket konser Hyukoh yang sold-out di Tsutaya O-NEST akhir tahun lalu. Sebelum penjualan umum, sebenarnya tiket konser tersebut bisa dibeli langsung di O-NEST. Para penggemar yang tahu tentu langsung mendatangi O-NEST. Tak heran sewaktu penjualan umum dibuka, tiket dengan cepat habis karena sebagian sudah terjual saat presale, selain karena Hyukoh juga memang sedang naik daun.

Terkadang, demi mendapatkan tiket bernomor bagus, penggemar rela mengantri sampai semalaman, meskipun sebenarnya di Jepang biasanya mengantri lama seperti itu dilarang. RekON kenal lho, seseorang yang pernah mengantri 12 jam di tengah musim dingin di udara terbuka demi bisa memperoleh tiket bernomor bagus yang ia kejar!

Tiket di bawah ini adalah contoh tiket yang dicetak oleh loka, yaitu livehouse Ruido Osaka, dan dibeli melalui pre-order.

tiket3

  • Membeli di meja merchandise band

Model ini sering dilakukan oleh band-band visual kei. Misalnya, sehabis konser tanggal 3 Agustus, mereka membuka penjualan tiket untuk konser tanggal 3 Desember di meja merchandise (buppan). Yang susah adalah kalau misalnya kamu menyenangi band A dan ingin menonton mereka dalam sebuah taiban (konser yang diikuti oleh banyak band sekaligus), tapi ternyata tiket dijual oleh band B yang juga akan ambil bagian dalam taiban tersebut. Sebagian penggemar A yang punya jaringan pertemanan mungkin akan menitip teman mereka yang merupakan penggemar B, atau merelakan diri ikut menonton konser B agar bisa membeli tiket.

Di bawah ini adalah contoh tiket berdesain khusus yang dijual di meja merchandise band.

tiket5

  • Undian khusus untuk penonton luar negeri

Sejumlah artis/band besar, misalnya LUNA SEA dan L’Arc-en-Ciel, ataupun festival-festival besar sekarang juga sudah menyediakan saluran untuk pengundian tiket bagi penggemar dari luar negeri. Untung buat penggemar mereka dong ya. Saluran untuk penggemar luar negeri ini pun juga bisa digunakan untuk penjualan umum nantinya setelah masa pre-order lewat. Enaknya saluran khusus luar negeri ini adalah biasanya mereka menerima pembayaran melalui kartu kredit, dan kamu tidak perlu susah-susah memikirkan alamat pengiriman tiket, karena tiket biasanya diambil di loket khusus fans kaigai (luar negeri) saat hari H.

Yang perlu diperhatikan mengenai pre-order: terkadang tiket sudah keburu habis dijual sebelum penjualan umum dibuka, apalagi bila bandnya mempunyai jumlah anggota fanclub atau penggemar yang banyak. Bila itu yang terjadi, maka penjualan umum tidak akan dibuka, atau hanya akan menjual kursi atau tiket berdiri tambahan yang posisinya tidak bagus. Oleh karena itulah banyak penggemar yang berusaha mendapatkan tiket lewat pre-order.

tyas_BAP_2013_5

  1. SAAT PENJUALAN UMUM

Inilah ‘pertarungan sejati’ perebutan tiket! Penjualan umum akan dibuka serentak baik melalui situs web ataupun mesin tiket di kombini-kombini seperti Seven Eleven, Family Mart, LAWSON, Circle K, dan Sunkus—sering kali di hari Sabtu, pukul 10 pagi. Saat itulah para penggemar akan bersiaga, baik di depan komputer pribadi, telepon genggam, ataupun mesin tiket dalam upaya menjadi yang lebih dulu mem-book tiket.

Bila kamu berhasil mem-book tiket melalui situs web, biasanya kamu akan diberi waktu tiga hari untuk menuntaskan pembayaran dan mencetak tiketmu di kombini

Sedangkan bila kamu melakukan pemesanan lewat mesin di kombini, waktumu hanya setengah jam untuk membayar dan mencetak tiketmu di kombini yang sama.

Jangan lupa, sediakan uang ekstra karena umumnya ada biaya tambahan untuk pembelian, pembayaran, dan pencetakan melalui kombini. Namun kadang-kadang, ada juga penyelenggaraan konser yang tidak membebankan biaya tambahan apa pun.

Kami pernah membahas cara membeli tiket melalui mesin Loppi di LAWSON di sini.

Tiket juga mungkin dijual melalui toko musik/CD atau toko khusus tiket. Kalau ini yang terjadi, tentu saja kamu harus mendatangi langsung tokonya.

  1. DI HARI-H

Penjualan tiket juga akan dilangsungkan di hari-H, dengan catatan hanya kalau tiket masih ada. Harga tiket pun biasanya sekitar 500 yen lebih mahal. Sebagai catatan, tidak perlu datang terburu-buru saat hari H, karena tidak seperti di negara-negara lain, penjualan tiket hari H umumnya baru dimulai setengah jam sampai dua jam sebelum konser dimulai. Kalau kamu datang terlalu cepat, justru akan dengan sopan diminta pergi lagi oleh staf atau penjaga. Terkadang tiket hari H alias toujitsuken ini bahkan baru mulai dijual setelah semua penonton yang telah membeli tiket sebelumnya sudah masuk ke aula pertunjukan.

Di bawah ini adalah contoh tiket yang kami beli saat hari H. Perhatikan, nomor tiket dicoret karena dianggap tidak berlaku. Sebagai pemegang toujitsuken, RekON harus masuk paling belakangan, tidak berdasarkan nomor urut yang tertera di tiket.

tiket2

Bila yang hendak kamu tonton konsernya adalah artis/band indie, biasanya mereka juga melayani pemesanan tiket melalui media sosial atau e-mail, dan kamu hanya perlu membayar serta memperoleh tiketnya di hari H. Namamu akan ditulis di daftar pembeli tiket band bersangkutan, dan kamu harus menyebutkan nama band tersebut pada petugas tiket di tempat konser.

  1. SAAT BARU TIBA DI JEPANG

Seandainya kamu masuk Jepang melalui Bandara Narita, Ticket Pia memiliki gerai di bandara ini! Kamu bisa langsung memesan, membayar, dan menerima tiketmu di gerai-gerai Ticket Pia tersebut.

Nah, kami harap pertanyaan-pertanyaan kalian mengenai alur pembelian tiket di Jepang. Bila belum, atau hendak menanyakan tentang contoh atau kasus khusus, silakan! Kami akan mencoba menjawabnya sebisa kami.

Artikel kedua nanti akan menjelaskan apa beda kategori tiket yang dijual di Jepang. Sampai jumpa!

Advertisements

One response to “Membeli Tiket Konser di Jepang (1): Alur Pembelian Tiket

  1. Pingback: Kurio Blog·

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s