[Spesial] Wawancara dengan Sam Ku Mei 2015

Belum genap tiga bulan berlalu sejak Sam (Sam Ku) mengeluarkan singel Wake Up, 20 April 2015 ini ia kembali merilis singel baru berjudul Wish I Never Had. Penyanyi jebolan Voice of Korea edisi pertama ini memulai debutnya secara resmi di tahun 2014. Hanya dalam setahun lebih, ia sudah mengeluarkan empat buah singel dan mendirikan perusahaan musiknya sendiri bersama dengan rekan-rekannya. Tidak hanya bernyanyi, ia juga membuat lagunya sendiri. Khusus di singel Wish I Never Had ini, untuk pertama kalinya ia ambil bagian dalam setiap tahap pembuatan lagu.

Bagaimana pendapat Oners setelah mendengarkan lagunya? Menarik ya! Yuk kita mengenal lebih dalam lagi seorang penyanyi berbakat bernama Sam!

Halo Sam! Perkenalkan diri dong ke ONers, pembaca kami!

Halo, saya Sam. Saya penyanyi dan pencipta lagu dari Chicago, Amerika keturunan Korea. Saya baru saja merilis album singel ke empat Wish I Never Had.

Kalau boleh jujur saat ini Orang Korea lebih mengenal Sam sebagai peserta Voice of Korea atau sebagai temannya John Park. Sebenarnya kamu sendiri inginnya dikenal sebagai apa?

Pertama-tama, saya ingin menyampaikan bahwa saya sangat bersyukur sekali mendapat kesempatan untuk ambil bagian dalam acara seperti Voice of Korea. Namun, setelah mendirikan label musik sendiri, saya mulai merasa ingin lebih dikenal dan dihargai karena musik saya ketimbang kehidupan pribadi. Selanjutnya, saya lebih ingin dikenal sebagai Sam, seorang penyanyi sekaligus pencipta lagu yang terus membuat musik yang berkualitas.

Tahun lalu, Sam bersama beberapa teman membentuk CHITWN dan ini merupakan langkah yang cukup berani untuk seorang musisi yang baru memulai debutnya. Apa yang membuat kamu memutuskan tahun lalu adalah saat yang tepat? Apa yang kamu ingin capai melalui CHITWN?

Ini memang langkah yang besar. Sebetulnya tidak akan ada waktu yang tepat untuk memulai label musik kami sendiri, tapi, saya sudah berkecimpung di industri musik Korea sekitar sepuluh tahun dan saya benar-benar membutuhkan kebebasan dalam bermusik seperti yang saya inginkan. Semua lagu yang saya pernah buat punya kisahnya masing-masing dan melalui CHITWN beserta tim kami, saya ingin menunjukan siapa kami kepada khalayak banyak. Ini mungkin terdengar ambisius, tapi kami ingin menjadi generasi yang baru dalam industri musik.

Akhir-akhir ini, banyak penyanyi baru melakukan debut, baik dalam grup maupun solo. Apa yang membuat Sam yakin bisa bertahan di dunia musik?

Saya juga setuju, akhir-akhir ini banyak sekali artis baru yang debut. Menurut saya, cara terbaik untuk bisa bertahan di dunia musik adalah dengan membuat musik yang jujur dan tidak memberi jarak antara fans dan musik kami. Saya akan terus bekerja keras untuk membawakan musik berkualitas yang pantas diperdengarkan kepada fans kami.

April ini, kami dengar Sam merilis singel baru. Tolong ceritakan dong mengenai singel kali ini.

Wish I Never Had adalah lanjutan dari singel sebelumnya, Wake Up. Lagu ini bercerita tentang penutupan yang dibutuhkan dalam sebuah hubungan yang berakhir. Wake Up bercerita mengenai momen ketika hubungan baru saja berakhir, sedangkan Wish I Never Had mengenai kisah yang terjadi setelah hubungan berakhir dan beberapa waktu telah berlalu sejak saat itu. Untuk instrumennya, lagu ini didominasi oleh dentingan piano diiringi juga dengan drum berirama R&B.

Ini kan singel ke-empat setelah sebelumnya Wake Up rilis bulan Februari kemarin. Kenapa Sam tidak merilis full atau mini album? Apa pertimbangannya Sam lebih memilih rilis singel-singel dalam waktu yang berdekatan?

Kami belum menentukan tanggal yang pasti tapi kami sedang mendiskusikan dengan tim CHITWN mengenai merilis full album fisik antara di akhir tahun ini atau di awal tahun depan.

Apakah Sam ada momen atau memori tertentu yang biasa diingat ketika sedang patah semangat atau hanya untuk menjaga semangat dalam mengerjakan musik?

Ketika saya patah semangat, saya rasa yang terpikirkan di kepala saya hanya pulang ke rumah (Chicago). Saya memikirkan keluarga, masa kecil saya, senyuman dan bahkan air mata yang membentuk saya menjadi pribadi yang sekarang. Lalu saya akan memperhatikan tim saya di CHITWN Music dan orang-orang yang mendukung saya dan semua jadi terasa lebih baik.

Sam kan membuat lagu sendiri. Menurut kamu lagu yang ideal seperti apa sih?

Saya pikir ga ada lagu yang benar-benar ideal. Ada begitu begitu banyak genre dan tipe lagu. Menurut saya, kualitas sebuah lagu ditentukan oleh publik dan bukan oleh si permbuat lagu.

Apa lagu Sam yang bisa memberikan inpirasi dalam membuat musik?

Ini lagu lama tapi ketika saya mendengarnya pertama kali, saya sangat terinspirasi. Lagunya berjudul All the Things dari Joe. Saya juga pernah menonton pertunjukan live-nya. Mulai dari sesi, instrument, vokalis sampai panggungnya sendiri sangat mengagumkan. Lagu ini dari dulu sampai sekarang menjadi salah satu lagu favorit saya.

Terakhir, kata-kata apa yang ingin kamu ucapkan kepada ONers?

Terima kasih banyak sudah memberikan saya kesempatan untuk melakukan wawancara ini. Saya merasa senang dan menunggu-mengunggu hari ketika bisa bertatap muka dengan fans yang ada di Indonesia. Saya meminta terus dukungan untuk CHITWN Music dan semua karya kami selanjutnya. Saya cinta kalian! Take care!

11026293_375654312630054_5599273354964631611_n

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s