Grand Final CLAS:H 2014 21062014

Kompetisi Cosplay memang sudah cukup sering diadakan di Indonesia, tapi kali ini CLAS:H 2014 yang diadakan oleh Tokyo Gets dan Ennichisai Blok M Team menawarkan sesuatu yang lebih dan berbeda. Setelah sebelumnya mengadakan tahap eliminasi di empat kota (Medan, Surabaya, Jogjakarta dan Jakarta), malam puncak kompetisi diadakan di Balai Kartini, Jakarta pada tanggal 21 Juni 2014. Sepuluh tim berhasil masuk ke grand final, dan malam itu mereka berusaha sebaik mungkin untuk menjadi tim Cosplay Live Show terbaik.

Kompetisi ini memang terbilang ketat, dan tim juri pun terdiri dari berbagai negara, yaitu Xiao Ying Chen (Tiongkok), Aza Miyuko (Korea), Shimotsuki Yukari (Jepang), Arikawa Reika (Jepang) serta dua juri spesial Stella Cornelia & Diasta Priswarini. Khusus hari itu, ada kompetisi tambahan single cosplay. Penonton yang datang dengan menggunakan kostum bisa berpartisipasi baik secara individu atau berkelompok. Untuk single cosplay mereka hanya perlu berpose di depan kamera dan selama beberapa detik di depan juri. Berbeda sekali dengan kompetisi utamanya yang harus melakukan aksi selama maksimum 3 menit.  Cosplay Live Action memang diperuntukkan bagi cosplayer yang serius.

Bukan hanya kostumnya saja yang menjadi pertimbangan juri, termasuk ke dalamnya bagaimana peserta memperagakan kostum sesuai dengan karakter aslinya.

Bukan hanya kostumnya saja yang menjadi pertimbangan juri, termasuk ke dalamnya bagaimana peserta memperagakan kostum sesuai dengan karakter aslinya.

Selain itu, para pengunjung juga mendapat ilmu tentang dunia sulih suara karena CLAS:H 2014 juga mengundang seiyuu (pengisi suara) Konishi Katsuyuki. Pria yang akrab dipanggil Konitan ini pernah menjadi pengisi suara untuk karakter-karakter anime seperti Tsuruga Ren dari Skip Beat, Amidamaru dari Shaman King, dan Mibu Kyoshiro dari Samurai Deeper Kyo. Para penggemar Konitan ramai menjerit-jerit begitu sang seiyuu memasuki tempat acara! Konitan sendiri yang menjadi juri bagi lomba mengisi suara untuk anime Tengen Toppa Gurren Lagann, di mana Konitan pernah berperan sebagai Kamina. Sejumlah peserta pun mendapatkan pujian luar biasa dari Konitan! Pasti ke awang-awang nih rasanya… Apalagi semua finalis ini mendapatkan poster bertandatangan Konitan.

Dalam acara bincang-bincang, Konitan menjelaskan bahwa awalnya ia menjadi seiyuu sebenarnya coba-coba, setelah ia bosan dengan pekerjaan lamanya sebagai pegawai kantoran. Para penggemar harus berterima kasih nih kepada teman Konitan yang menyarankan profesi seiyuu kepadanya! Menurut Konitan, pekerjaan seiyuu banyak tuntutannya, bukan hanya kemampuan berakting. Pengalaman dan belajar juga penting. Dan yang namanya seiyuu bukan hanya harus mengisi suara tokoh manusia yang karakter dan kehidupannya harus mereka selami, tapi juga kadang-kadang binatang – sehingga memang kemampuan berakting mereka haruslah luas! Ketika ditanya siapa peran yang paling berkesan baginya, Konitan agak kesulitan memilih, namun salah satu peran besar utamanya adalah Tooya dari Ayashi no Ceres.  Ia kaget juga ketika ternyata banyak hadirin yang tahu tentang anime dan perannya yang satu itu. Mibu Kyoshiro dalam Samurai Deeper Kyo juga sangat mengesankan bagi Konitan, namun yang paling berkesan baginya adalah Kamina dari Gurren Lagann.

Para peserta cosplay yang bukan hanya mengenakan kostum yang semirip mungkin, tapi juga berusaha menghayati karakter yang mereka perankan sebaik mungkin!

Para peserta cosplay yang bukan hanya mengenakan kostum yang semirip mungkin, tapi juga berusaha menghayati karakter yang mereka perankan sebaik mungkin!

Setelahnya, sejumlah penggemar yang beruntung mendapatkan kesempatan untuk meet and greet bersama Konitan pun dibawa ke belakang panggung. Meet and greet-nya satu per satu lho! Memang sih, didampingi penerjemah dan staf, tapi tentunya tetap merupakan saat-saat istimewa bagi para penggemar Konitan! Masing-masing bisa mengobrol sebentar dengan Konitan, juga berjabat tangan dan memperoleh tanda tangannya.

Nah, sebelum pengumuman pemenang Grand Final dimulai, para pengunjung dihibur oleh pertunjukan lagu-lagu Anime dari Kageyama Hironobu. Kalau ONers pernah menonton Dragon Ball atau Saint Seiya, Kageyama-san ini loh yang menyanyikan soundtrack-nya! Beliau juga salah satu vokalis dari JAM Project, dan Indonesia adalah negara ke-20 yang beliau kunjungi. Walau pertunjukan ini tidak berlangsung lama, penonton merasa terhibur dengan lagu-lagu yang dibawakan olehnya. Total ada enam lagu yang dibawakan oleh Kageyama-san. Beliau tidak henti melompat dan bergerak, tak kalah dari para penggemar yang sangat antusias!

Oya, tampak seorang fanboy mengusung poster bertuliskan ‘Please bring JAM Project to Indonesia’. Dan sepertinya Kageyama-san melihat poster tersebut, karena beliau pun berucap, “Lain kali saya akan bawa JAM Project!” Wih… semoga suatu hari nanti ucapan beliau ini benar-benar terwujud ya, ONers! Yang jelas, beliau sangat terharu melihat para penggemarnya yang menunjukkan semangat yang benar-benar ‘membara’! Beliau juga memuji para cosplayer Indonesia yang menurut beliau menampilkan cosplay yang sangat indah dan berkualitas tinggi. You did it, guys!

Bukan hanya penonton yang terhibur, Hironobu Kageyama juga terhibur dengan semangat penonton yang menggebu, sampai-sampai dia memberikan encore.

Bukan hanya penonton yang terhibur, Hironobu Kageyama juga terhibur dengan semangat penonton yang menggebu, sampai-sampai beliau memberikan encore.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Ini pertama kalinya beliau ke Indonesia dan kagum dengan kecintaan orang Indonesia kepada budaya cosplay. Pesannya, cintai terus anime beserta cosplaynya.

Seperti yang sudah RekON ungkapkan, CLAS:H 2014 memberikan lebih dari kompetisi Cosplay karena banyak sekali yang bisa dilihat. Misalnya, terdapat ratusan booth yang menawarkan goods atau produk yang berkaitan dengan anime atau manga. Jadi sebelum menunggu kompetisi mulai, pengunjung bisa berkeliling untuk melihat-lihat atau bahkan membeli goods anime kesukaan mereka.

Pemenang pertama dengan Reika, Hironobu Kageyama dan Katsuyuki Konishi.

Pemenang pertama bersama Reika, Kageyama Hironobu, dan Konishi Katsuyuki.

Pemenang kedua yang juga mendapatkan penghargaan best costume. Uniknya mereka memilih karakter kartun Disney yang sedang populer "Frozen", tidak seperti peserta lain yang kebanyakan memilih karakter anime.

Pemenang kedua yang juga mendapatkan penghargaan best costume. Uniknya mereka memilih karakter kartun Disney yang sedang populer “Frozen”, tidak seperti peserta lain yang kebanyakan memilih karakter anime.

Pemenang ketiga dengan Stella, salah satu juri istimewa yang juga sempat menampilkan lagu barunya hari itu.

Pemenang ketiga dengan Stella, salah satu juri istimewa yang juga sempat menampilkan lagu barunya hari itu.

Pokoknya banyak sekali yang pengunjung bisa saksikan dalam grand final CLAS:H 2014 ini. Semoga di tahun-tahun berikutnya panitia bisa kembali menyuguhkan kompetisi cosplay dengan berbagai macam atraksi menarik seperti CLAS:H 2014 ini ya!

ini adalah peserta favorit single coplay pilihan masing-masing  juri.

Ini adalah peserta favorit single cosplay pilihan masing-masing  juri.

Dengan laporan tambahan dari tsuchiyagin. Terima kasih kepada Tokyo Gets dan Ennichisai Blok M Team atas undangannya! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s