Konser FTISLAND 6th Anniversary [FTHX]: Singapura 08032014

Rock_FTisland_500x290Banner copy

RekON berkesempatan menghadiri konser FTISLAND yang bertajuk 2014 FTISLAND 6th Anniversary [FTHX] Live in Singapore pada 8 Maret 2014 bertempat di Singapore Indoor Stadium. Sehari sebelumnya rekON juga diundang untuk menghadiri press conference-nya (baca di sini). Tiket konser dibanderol seharga SGD 258, 228, 208, 188, 148, dan 118. Harganya terbilang mahal di tengah kurs Dollar Singapura yang melambung tinggi. Tiket dengan harga SGD 258 dan 228 terbagi atas kelas standing dan numbered seating. Sedangkan tiket dengan harga lainnya adalah kategori numbered seating.

FTHX_queue1

Sabtu itu cuaca di Singapura sangat panas dengan matahari yang sangat terik. RekON sudah berada di Singapore Indoor Stadium sejak pukul 11 siang. Antrian Primadonna pun sudah mulai terlihat. Antrian ini adalah untuk penonton di kelas standing. Promotor memberlakukan aturan khusus untuk penonton di kelas standing, yaitu mereka harus mengambil wrist tag yang telah diberi nomor. Wrist tag bernomor ini adalah urutan mengantri masuk ke dalam venue nantinya. Pengambilan wrist tag dilakukan pada pukul 2 siang di Coach Bay sedangkan pintu masuk ke venue baru dibuka pukul 17.30. Sampai pukul 2 siang, semua penonton di kelas standing yang mengantri tidak tahu persis di mana Coach Bay berada. Panitia dan petugas tiket hanya memberi info bahwa harus mengantri pada pukul 2. Untunglah fanbase FTISLAND di Singapura bergerak cepat dengan mengatur antrian yang ada agar menjadi tertib dan promotor pun pada akhirnya mau tak mau mengikuti di mana kami mengantri untuk membagikan wrist tag-nya. Setelah mendapat wrist tag, penonton dapat pergi ke tempat lain untuk beristirahat, dan kembali lagi mengantri di dekat pintu masuk venue pada waktu yang telah ditentukan.

FTHX_wristag

Di dekat pintu masuk venue terdapat stand yang menjual goods resmi FTISLAND FTHX, di antaranya lightstick, pentastick, slogan, dsb, Tak hanya itu, promotor juga menyediakan stand khusus pengumpulan hadiah-hadiah dari fans untuk anggota FTISLAND.

Berikut adalah banner dan lightstick gratis yang dibagikan fanbase FTISLAND Singapura untuk fan project selama konser berlangsung.

FTHX_fanproject

Pukul 5.30 antrian penonton di kelas standing memasuki venue secara bertahap dimulai dari kelas Pen A, Pen B, dan Pen C. Untuk kelas seating terbilang lebih santai dengan tempat duduk bernomor. Antrian masuk venue sangat tertib dan tidak ada desak-desakan.

FTHX_queue3

RekON kebetulan berada di Pen C (sisi tempat si gitaris Jonghoon). Pen C ini tidak terlalu padat jika dibandingkan dengan Pen A dan Pen B, RekON pun mendapat tempat paling depan tepat di belakang pagar pembatas antara panggung dengan penonton. Meskipun posisi kami dekat, peraturan dari promotor tidak mengizinkan penonton untuk merekam atau memotret dengan alat apa pun.

FTHX_SIS

Sekitar pukul 7 lampu di dalam venue mulai dimatikan dan konser dibuka dengan penampilan N.Flying (band yang satu manajemen yang sama dengan FTISLAND yakni FNC). Mereka tampil enerjik dengan membawakan tiga lagu yaitu Poker Face, One and Only, dan Basket.

Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Layar lebar yang terpampang di venue menayangkan video live para personil FTISLAND dari balik panggung. Mereka berkumpul di ruang ganti dengan masing-masing memegang gelas champagne. Hongki memegang botol champagne, membukanya lalu menuangkannya ke masing-masing gelas personil FTISLAND. Kamera terus mengikuti FTISLAND yang berjalan menuju panggung dengan masing-masing member berpose yang mengundang gelak tawa dan teriakan para penonton.

FTHX_venue1

FTISLAND naik ke atas panggung dan Hongki menyapa dengan “Hey what’s up, Singapore? You’re ready? Oh everybody makes some noise!” yang sontak dibalas dengan teriakan histeris para penonton. Hongki, Jonghoon, dan Seunghyun mengambil posisi di sisi bawah panggung sedangkan Jaejin dan Minari mengambil posisi di sisi atas panggung. Alunan melodi lagu Flower Rock menjadi pembuka penampilan mereka pada malam itu. Tradisi yang acap kali dilakukan ketika mereka membawakan lagu Flower Rock pun tak dilewatkan, menjelang puncak lagu Hongki meminta seluruh penonton untuk duduk/jongkok sesaat kemudian melompat bersama. Untaian pita kemudian ditembakkan ke sisi penonton sehingga makin menambah semarak suasana. Namun sayang, di lagu ini ada sedikit masalah pada gitarnya Jonghoon sehingga ia harus berganti gitar beberapa kali.

Flower Rock disusul oleh Let It Go! dan Wanna Go. Ketiga lagu pembuka ini sukses menaikkan antusiasme penonton dengan beat lagu yang cepat dan Hongki yang melompat ke sana kemari membuat penonton ikut melompat di tempat sambil mengacung-acungkan lightstick. Setelah lagu Wanna Go, FTISLAND mengambil napas sejenak dengan melakukan sesi perkenalan. “We are FTISLAND”, ucap para personil berbarengan. Hongki berkata bahwa sudah lama sejak mereka manggung di Singapura terakhir kalinya dan udara di Singapura sangat panas. Jaejin menyapa dengan “Hello, I’m Jaejin” dan konser ini menurutnya sebagai ucapan terima kasih kepada fans serta untuk menunjukkan orisinalitas FTISLAND. Personil lainnya juga memperkenalkan diri dengan menggunakan bahasa Inggris. Yang membuat tertawa penonton adalah ketika memperkenalkan diri, mereka membaca teks bahasa Inggris pada layar kecil di depan mereka dan mengucapkannya dengan terbata-bata dengan intonasi yang kurang pas. Ketika tiba giliran sang drummer Minhwan memperkenalkan diri dari balik drumsetnya, para personil FTISLAND lainnya jahil berbarengan dengan menutupi layar yang ada di depan Minhwan agar ia tidak bisa membaca teks yang terpampang. Tentu saja penonton dibuat tertawa dengan ulah mereka. Kasihan Minhwan! Sesi perkenalan terakhir tentu saja ditutup oleh sang leader, Jonghoon. Ia berucap bahwa saat ini waktunya menggila dan bertanya apakah penonton sudah siap.

FTHX_presscon25

Lagu yang dibawakan selanjutnya adalah Hello Hello. Penonton bersorak riuh, ikut bernyanyi bersama pada lirik “Hello hello… Oh no, goodbye goodbye” sambil menirukan gerak tangan Hongki yang khas pada lirik tersebut. Hello Hello kemudian dilanjutkan dengan lagu Memory yang ada di album Thanks To. Hongki mulai berkeliling dari sisi Pen C sampai ke sisi tengah panggung. Di lagu ini Hongki banyak mengajak penonton untuk bernyanyi bersama, dan Seunghyun membawakan rap-nya dengan apik. Dengan tempo yang lebih lambat, lagu ini tak mengurangi feel yang dirasakan oleh penonton karena melodinya yang sangat indah.

Fans Jaejin boleh berbahagia karena tiba saatnya lagu-lagu ciptaan idola mereka dinyanyikan secara berturut-turut yaitu Paper Plane dan Falling Star. Kolaborasi suara Hongki, Jaejin, dan Seunghyun di lagu Paper Plane mampu menghipnotis para penonton. Tak lama kemudian terdengar alunan gitar disertai teriakan Hongki menyerukan “Catch a falling star” berkali-kali sampai ia mendengar teriakan balasan “Catch a falling star” dari penonton. Lagu Falling Star kemudian dimainkan. Di lagu ini Hongki terlihat sangat enerjik berlarian mengelilingi panggung dari sisi pen B ke sisi Pen C. Tak mau kalah dengan Hongki, Seunghyun pun ikut berlari dengan membawa gitarnya ke sisi Pen B yang lantas meghipnotis penonton dengan permainan gitarnya. Setelah puas menghipnotis penonton di sisi Pen B, Seunghyun kemudian berjalan menuju panggung utama untuk beradu permainan gitar dengan Jonghoon.

Falling Star selesai dibawakan, mereka pun beristirahat sebentar dengan melakukan sesi bincang-bincang. Hongki berbicara dalam bahasa Inggris kepada penonton, “Do you speak English? We can’t speak English very well.” lalu ia pun mengundang penerjemah untuk naik ke atas panggung. Hongki bilang, “Apakah kalian bersenang-senang malam ini? Apakah kalian siap melompat lagi? Singapura panas sekali. Hari ini terasa berbeda dan kami harap kalian tetap bersenang-senang malam ini. Setelah konser ini selesai, kami akan langsung pergi ke bandara untuk kembali ke Korea”. Hongki juga mengungkapkan bahwa ia sedang syuting drama dan sutradara menyuruhnya untuk menyimpan suaranya. Tetapi melihat antusiasme penonton, ia tidak peduli apabila suaranya habis di akhir konser dan sutradara memarahinya nanti (salut untuk Hongki!). Ia juga bilang kalau tidak mudah bernyanyi sambil berlompat di panggung, sehingga lagu selanjutnya akan bertempo lebih lambat dan meminta penonton untuk bernyanyi bersama.

FTHX_presscon10

Seperti yang sudah dikatakan Hongki sebelumnya, lagu yang dibawakan berikutnya adalah I Confess. Lagu ini dibawakan secara akustik hanya dengan diiringi petikan dua gitar oleh Jonghoon dan Seunghyun. Kelima personil FTISLAND ikut menyumbangkan suara dalam lagu ini dengan diawali oleh suara lembut Jonghoon. Yang menarik pada penampilan lagu ini adalah ketika Minhwan menyanyikan lirik dengan not tertinggi, Jaejin yang di sebelahnya berdiri mendekati dan mengulurkan mic-nya ke hadapan Minhwan padahal saat itu Minhwan sudah memegang mic-nya sendiri. Minhwan berhasil menyanyikan bagiannya dengan sangat mulus, Jaejin kemudian bertepuk tangan dan Minhwan terlihat puas dengan mengacungkan dua jempol untuk dirinya sendiri. Selain I Confess, FTISLAND juga memainkan Always With You. Berbeda dengan versi originalnya, lagu ini tidak dibawakan dengan gitar listrik melainkan dengan gitar akustik tetapi masih diiringi oleh alunan bass dan drum. Selama FTISLAND membawakan dua lagu ini, Primadonna mengangkat masing-masing banner sebagai fan project.

Kemudian terlihat beberapa kru mengangkat keyboard ke sisi Jonghoon dan penonton mulai berbisik-bisik. Jaejin yang melihat hal itu langsung mengumumkan bahwa di lagu berikutnya Jonghoon akan memainkan keyboard. Seketika suasana menjadi riuh dengan teriakan penonton. Dan benar saja begitu terdengar bunyi tuts keyboard yang dimainkan oleh Jonghoon, penonton mulai terbawa suasana. Yep, lagu yang dibawakan adalah Madly dari album The Mood. Lagu ballad ini terbilang masih baru karena belum lama dirilis. Perpaduan melodi dari tiap instrumen yang mereka mainkan membuat lagu ini terasa sempurna dengan lirik yang sangat menyentuh.

Selanjutnya adalah solo keyboard Jonghoon memainkan lagu Severely. Yang membuat merinding adalah penonton seisi Singapore Indoor Stadium menyanyikan lirik lagunya bersama-sama selama solo keyboard tersebut. Tak lama, Hongki ambil bagian dengan menyanyikan lagu tersebut dengan diiringi oleh gitar, bass, dan drum yang juga tak kalah membuat penonton merinding mendengarnya.

FTHX_presscon9

Puas dibuai dengan lagu-lagu bertempo lambat, kali ini FTISLAND kembali menaikkan temponya dengan memainkan lagu bertempo cepat. Shiawa Theory (Theory of Happiness) adalah pilihan lagu berikutnya. Penampilan lagu ini makin meriah dengan adanya kembang api yang muncul dari panggung utama. Shiawa Theory disusul oleh Time To, Top Secret, dan Freedom. Sebelum membawakan Top Secret, Hongki berteriak “Let me hear you say ‘TOP SECRET’” yang kemudian dijawab teriakan penonton dengan ‘TOP SECRET’. Hongki berteriak lagi ‘TOP SECRET’ dan dijawab lagi lebih kencang oleh penonton dengan ‘TOP SECRET’. Lalu Hongki berkata “Gitar…” dan Top Secret pun dimainkan. Penonton berteriak dan berjingkrak-jingkrak mengikuti irama musik. Top Secret ini adalah salah satu lagu yang menggebrak. Sepanjang lagu Hongki mengelilingi panggung sambil berlari, namun suaranya tetap stabil. Keren banget ya, ONers!

Waktu istirahat tiba dan lagi-lagi mereka pergunakan untuk sesi bincang-bincang. Hongki memanggil kembali teacher-nya untuk membantu menerjemahkan. Kali ini Hongki bilang kalau ia cepat merasa capek, mungkin karena faktor usia dan efek pasca cedera akibat kecelakaan yang menimpanya beberapa bulan yang lalu. Fighting, Hongki!

FTISLAND membawakan Revolution. Berbeda dengan versi rilisnya, Revolution kali ini diaransemen ulang sehingga lebih terasa unsur rocknya. Irama menjelang akhir lagu itulah yang terasa sekali aransemen ulangnya. Jonghoon menggila dengan petikan gitarnya, Minhwan menggila menabuh drumnya, Jaejin sampai terbungkuk-bungkuk memetik bass-nya, sedangkan Seunghyun dan Hongki beserta penonton ber-headbang menikmati aransemen baru Revolution. Penampilan lagu ini bukanlah encore mereka tetapi merupakan salah satu aksi panggung terbaik mereka di panggung FTHX.

Rupanya tak hanya Revolution yang diaransemen ulang, lagu Love Sick juga tak luput dari incaran. Pasca digempur dengan penampilan Revolution, penonton dihipnotis kembali dengan penampilan Love Sick yang juga lebih nge-rock dibanding versi aslinya. Jonghoon dan Minhwan lagi-lagi menggila dengan instrumen mereka masing-masing. Penonton kembali dibuat heboh dan berteriak. Two thumbs up banget untuk hasil aransemen baru mereka!

FTHX_presscon4

FTISLAND kembali ke belakang panggung untuk berganti kostum. Selama menunggu, para penonton kompak menyanyikan lagu “Happy Birthday” dalam bahasa Inggris maupun bahasa Korea, untuk merayakan ulang tahun Hongki pada 2 Maret dan Jonghoon pada 7 Maret yang lalu. Selain itu, mereka juga meneriakkan “Encore…Encore…Encore”. Tak lama, FTISLAND naik kembali ke atas panggung sambil mengucapkan terima kasih atas nyanyian penonton tersebut. Hongki bertanya kepada penonton apakah mereka baik-baik saja, karena Hongki tidak merasa baik. Hehehe, kecapekan ya, Hongki?

Hongki memanggil teacher-nya kembali. Ia menanyakan siapa di antara para penonton yang baru pertama kali melihat konser FTISLAND dan apakah menyukainya. Ia berharap jika lain waktu FTISLAND mengadakan konser lagi maka mereka bisa datang kembali. Hongki juga mengungkapkan bahwa sebentar lagi FTISLAND akan mengeluarkan album baru. Dengan kerja keras menggarap album tersebut, mereka berharap album tersebut akan disukai dan dinikmati oleh para Primadonna. Let’s happily wait for their next album!

Sesi bincang-bincang masih berlanjut. Hongki dan Seunghyun melihat ada penonton laki-laki di kerumunan Pen A, maklum saja kebanyakan penonton mereka adalah perempuan. Hongki kemudian bertanya berapa umur laki-laki tersebut dan apakah perempuan di sampingnya adalah pacarnya. Lalu dijawab kalau umurnya 19 tahun dan benar pacarnya. Spontan para personil FTISLAND menyahut “Wooo…Yes yes yes”, yang menimbulkan gelak tawa di antara penonton.

Encore pun dimulai. Lagu pertama adalah I Wish. Seperti pada konser FTHX sebelumnya, selalu ada kejutan pada bagian intro di setiap negara. Di Seoul, Seunghyun menampilkan intro gitarnya dengan berpose seksi. Sedangkan Singapura kebagian intro I Wish dengan versi deep kiss. Seunghyun biasanya memulai intro dengan memetik gitar, namun kali ini ia menambahkan adegan ciuman panas sebelum mulai memetik gitarnya. Ciuman ini tentunya tidak ada lawan mainnya ya ONers, hanya akting ciuman sendiri ^^. Adegan deep kiss itu langsung saja membuat personil FTISLAND lainnya dan para penonton tertawa terbahak-bahak, Hongki sampai jongkok tertawa geli. Hahaha, memang kocak sekali aktingnya Seunghyun! Selama penampilan lagu I Wish, penonton bergoyang mengikuti irama musik. Hongki dan Jonghoon tak lupa melakukan goyangan khas I Wish pada lirik “Lonely…Lonely”, membuat penonton menjerit geli melihatnya. Sedangkan Jaejin dan Seunghyun berlari-lari mendekati penonton.

Konser malam itu ditutup dengan lagu andalan mereka, Barae (I hope). Versi lagu yang dibawakan juga merupakan aransemen ulang yang lebih menghentak. Keempat personil FTISLAND (selain Minhwan) berlarian mengelilingi panggung sambil membawa instrumennya masing-masing. Di tengah-tengah lagu, Hongki sempat mengambil bungkusan hadiah dari fans yang ternyata isinya adalah peralatan manicure :D. Lagu ini sukses membuat suasana menjadi ’pecah’ dan penonton pun ikut melompat bersama. Di penghujung encore, Hongki mengelilingi panggung dua kali putaran dan setelahnya ia jatuh ke lantai dengan muka merah seperti menahan rasa sakit dan kehabisan napas. Melihat hal itu, personil FTISLAND lainnya khususnya Jaejin dan Seunghyun tampak khawatir. Jaejin mendekati Hongki dengan muka cemas, menanyakan keadaannya, kemudian menepuk-nepuk bahunya. Kami selaku penonton yang melihat juga merasa khawatir dengan keadaan Hongki. Tak lama, Hongki mencoba bangun dan kemudian membungkuk bersama personil FTISLAND lainnya sebagai penutup dan ucapan terima kasih kepada penonton.

FTHX_venue2

Konser FTHX Live in Singapore ini berjalan dengan sangat baik. Aksi panggung FTISLAND didukung efek sound dan tata lampu yang apik memang patut diacungi jempol, juga ditambah dengan kualitas vokal Hongki yang tetap stabil meskipun berlarian ke sekeliling panggung. Konser ini memberikan pengalaman yang luar biasa untuk RekON. Mari doakan semoga FTISLAND mengadakan konser juga di Indonesia!

Setlist FTISLAND 6th Anniversary [FTHX] Live in Singapore: (semua lagu dalam versi Korea)

  1. Flower Rock
  2. Let It Go
  3. Wanna Go
  4. Hello Hello
  5. Memory
  6. Paper Plane
  7. Falling Star
  8. I Confess
  9. Always With You
  10. Madly
  11. Severely
  12. Shiawa-Theory (Theory of Happiness)
  13. Time to
  14. Top Secret
  15. Freedom
  16. Beloved
  17. Black Chocolate
  18. Revolution
  19. Love Sick

Encore:

  1. I Wish
  2. I Hope
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s