[Istimewa] Wawancara dengan Neon Bunny

ENGLISH VERSION AVAILABLE HERE

Di setiap negara yang mempunyai industri musik yang berkembang, akan kita jumpai musisi yang bergelut di kancah musik indie. Namanya juga musik indie, hanya sekelompok tertentu saja yang biasanya mengikuti perkembangan mereka. Contohnya kalau di Indonesia seperti White Shoes and The Couples Company, Mocca, Efek Rumah Kaca, Rumah Sakit atau Sore. Itu hanya sebagian saja yang cukup dikenal  bukan hanya oleh penggemar musik indie tetapi juga masyarakat luas.

Seperti di Indonesia, di Korea pun kancah musik indie sedang berkembang-kembangnya. Namun seperti halnya di sini, ada segelintir musisi yang beruntung bisa dikenal secara nasional, sisanya ada yang punya nama besar di kalangan pecinta musik indie, sebagian lagi punya fans dan pendengar saja sudah sangat bersyukur. Kalau di Korea saja tidak semua mengenal mereka, apalagi di masyarakat Indonesia. Karena kebetulan segala hal mengenai Korea sedang “booming” disini, RekON ingin mengenalkan beberapa musisi indie Korea yang menurut kami sayang sekali kalau tidak dilirik, atau setidaknya dicoba dengar lagunya.

Sebelumnya RekON sudah pernah mengenalkan Jerry K, salah satu senior musisi indie khusus beraliran hiphop (yang lebih sering disebut musisi underground untuk aliran ini). Wawancara kami dengan Jerry K bisa dibaca di sini. Kali ini RekON ingin mengenalkan salah satu musisi indie wanita yang lebih senang berkecimpung di aliran pop elektronik, Neon Bunny. Kebetulan sekali kakak yang cool ini bersedia untuk diwawancarai oleh RekON di sela-sela kesibukannya. Jadilah kami duduk bercengkrama melalui ketikan-ketikan jari kami.

403912_399454480111235_723150582_n

Siapa sih Neon Bunny? Semua pasti bertanya-tanya. Kalau berdasarkan profil resminya sih, Neon Bunny atau dalam Koreanya 야광토끼 (baca: Yakwang Tokki ), adalah musisi Korea Selatan dengan aliran elektronik pop yang debut pada tahun 2011 dengan album pertamanya Seoulight. Di akhir tahun 2011, album debutnya tersebut terpilih sebagai album pop terbaik oleh Korean Music Award 2012. Kalau Lim Yoojin sendiri (nama aslinya), dengan singkat tanpa bertele-tele, menyebut Neon Bunny sebagai seorang penyanyi juga penulis lagu dari Korea Selatan.

Penulis lagu? Iya betul. Dari album pertama sampai mini albumnya  Happy Ending yang rilis tahun 2012,  setiap lagunya adalah ciptaan Lim Yoojin sendiri. Sebelum debut sebagai Neon Bunny pun, ia sudah sering menciptakan lagu. Ini tentunya berkat pendidikan musik jazz di masa kuliahnya. Belum lagi andilnya sebagai pemain keyboard tambahan di band one-man indie yang cukup ternama, the Black Skirts. “Semuanya datang begitu saja. Aku bukan benar-benar anggota band The Black Skirts dan aku sudah membuat laguku sendiri sejak lama. So here I am!“, begitu kisahnya tentang keputusannya untuk debut sebagai Neon Bunny.

Neon Bunny-Together With Me (나와둘이)

Lim Yoojin ini ternyata suka sekali dengan My Melody, karakter kelinci dari Sanrio. Bahkan kakak ini tidak hanya mengkoleksi My Melody tetapi juga barang apapun yang berhubungan dengan kelinci. Jadi ga heran ya nama yang dipilih pun berbau kelinci. Sayang banget nih RekON ga nanya apa maksud dari kata “neon”-nya. Tebakan RekON sih untuk menggambarkan jenis musiknya yang elektro.

Nah ini juga salah satu yang bikin RekON penasaran. Musisi beraliran elektro pop di Korea baik major label atau indie sangat banyak. Musik elektronik sangat kental sekali dengan pengaruh musik dari barat. Bedanya adalah Neon Bunny mengkombinasikan kebaratan ini dengan budaya dari timur terutama budaya Korea. “Beberapa orang bilang suaraku dan lirik lagu yang aku buat itu unik.” tambahnya tentang keunikan Neon Bunny dibanding musisi lain.

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, album debut Neon Bunny mendapatkan penghargaan sebagai album pop terbaik oleh KMA 2012. Di sana ia bersaing dengan album IU, Last Fantasy, dimana lagu Good Dream mencuatkan nama IU. Sebagai musisi yang baru debut tentunya ini penghargaan yang sangat berarti. “Itu adalah penghargaan yang besar buat aku. Entah kenapa aku memang ngerasa bakal menang. Hahaha..” candanya.  Tentunya dia sangat senang sekali dengan perhargaan ini. Tetapi dia tidak merasa ada perbedaan, walaupun tentunya ini akan mempengaruhi karir musiknya. “Mungkin orang-orang memperlakukan aku dengan sedikit berbeda?” tuturnya dengan sedikit ragu.

Neon Bunny-Oh My Prince (왕자님)

Sebagai seorang pencipta lagu tentunya Yoojin punya beberapa karya yang difavoritkan. Dari sekian banyak lagu ciptaannya, menurut wanita cantik ini, lagu yang menjadi maha karyanya sampai saat ini adalah Together With Me dan Oh My Prince. Alasannya, “Aku ga akan pernah bosan dengerin Together With Me.  Dan aku rasa dari semua laguku Oh My Prince itu lagu yang paling terkenal.” Wah kebetulan nih Oh My Prince juga lagu Neon Bunny kesukaan RekON. Namun begitu lagu yang harus selalu dinyanyikan ketika Neon Bunny tampil adalah Long-D. Istilahnya lagu ini menjadi anthem untuk setiap pertunjukannya.

Ngomong-ngomong tentang pertunjukan, bulan Juli 2013 kemarin ia baru saja mengadakan konser mini-nya yang berjudul “Neon Bunny, Turn Off The Light”. Dia sangat bersemangat sekali dengan mini konser ini, karena selain berjumpa dengan fans, dua pemain band tambahannya kebetulan akan menjalani masa wajib militer. Mini konsernya menjadi seperti perayaan perpisahan dengan mereka. “It was fun!”

Namun begitu, masih ada yang membuatnya tidak puas. Lim Yoojin ingin sekali bekerja sama dengan seorang VJ untuk latar belakang panggungnya atau tim penari latar  untuk membuat konsernya lebih menyenangkan. “Pasti akan seru sekali!” Mungkin di konser Neon Bunny berikutnya, RekON berharap  bisa melihat VJ dan penari latar. Bukan hanya itu saja, ia juga bermimpi bisa menampilkan musiknya secara live di Amerika Serikat. “Aku selalu ingin mengadakan tur di Amerika.”

Selain konsernya, secara pribadi Lim Yoojin suka sekali tampil di festival-festival musik dibandingkan pertunjukan lain sepserti acara musik tv. Karena di acara seperti festival, ia merasa lebih bisa berkomunikasi dengan penonton. “Aku suka energi atau atmosfer dari penonton ketika tampil di festival. Kalau di acara lain rasanya kurang pas.”

Belum lama ini, Neon Bunny menyumbangkan suaranya untuk lagu Singing Bird di album terbaru DJ Demicat Out Loud. Sebelumnya juga ia pernah melakukan hal seperti ini untuk DJ Smells dengan judul lagu Listen To Your Heart. Ketika ditanya siapa musisi yang sangat ingin ia untuk bekerja sama, dengan sangat bersemangat menjawab “G-Dragon!! Please work with me!!” Ternyata diam-diam, dia seorang VIP nih, ONers. Setelahnya wanita yang gemar membaca dan bersepeda ini langsung memperdengarkan smash up lagu Neon Bunny dan GD & TOP. ONers juga coba dengerin deh.

Sebagai musisi indie, Lim Yoojin juga mengakui pengaruh besar dari K-pop yang mendunia. “Kebanyakan memang dari luar Korea yang menyukai K-pop.” Begitu tandasnya mengenai orang-orang yang akan senang mendengarkan lagu-lagunya. Namun begitu, menurutnya memang musik indie Korea belum bisa sampai seperti K-pop dengan Hallyu wave-nya. Sedangkan untuk kesempatan kancah indie Korea di dunia internasional sendiri ke depannya belum terlihat titik terang menurutnya. “Sejujurnya aku belum pernah memikirkannya sih. Kira-kira akan seperti apa ya?”

Terakhir sebelum kami mengakhiri percakapan, RekON minta Lim Yoojin memberikan pesan untuk ONers. “Neon Bunny adalah bagian lain dari diriku. Aku rasa seperti anakku sendiri. Aku ga bisa promosi apa-apa. Coba dengarkan saja kalau kalian menyukainya.” Seperti yang dikatakannya, biarkan musiknya yang berbicara untuknya.

 Facebook 
Twitter
Instagram
Itunes
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s