Showcase LUNAFLY di Jakarta 28032013

Panas udara Jakarta hari itu menyerbu sampai ke dalam selasar yang digunakan sebagai tempat mengantri oleh para LUKIEs, penggemar LUNAFLY, di Gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta, 28 Maret 2013.  Sepertinya tidak ada pendingin ruangan tersedia di selasar yang terletak berdampingan dengan GOR Sumantri Bodjonegoro itu.  Akan tetapi, LUKIEs tampaknya tidak hirau dan sabar duduk di lantai, mengantri saatnya pintu-pintu ke teater dibuka.  Sementara, macet dahsyat sebelum long weekend memenuhi jalan-jalan di luar.

2013-03-28 18

Jakarta memang sudah akrab dengan macet, yang tidak alpa menjebak LUNAFLY juga.  Sam Carter, vokalis/gitaris, sampai sempat mengunggah foto mereka bertiga duduk di jok belakang mobil dalam kemacetan Jakarta, mungkin sambil terheran-heran kok ya kota yang tampak semaju ini ternyata masih juga dilanda ‘penyakit purba’ yang parah setiap hari.  Apalagi jadwal LUNAFLY di Jakarta (dan juga Kuala Lumpur) padat dan bervariasi.  Tidak sekadar datang untuk bernyanyi dan genjrang-genjreng gitar, mereka pun sibuk dengan wawancara, meet and greet, tak lupa makan malam bersama penggemar (di Midnite Owl, Jakarta) dan berbelanja bersama penggemar (di Kuala Lumpur).  Penggemar yang beruntung terpilih, tentunya.

Showcase LUNAFLY di Jakarta sedianya diselenggarakan di Yamaha Auditorium, Gatot Subroto.  Dengan alasan agar bisa menampung lebih banyak penonton, loka pun dipindah.  Sebenarnya sayang juga, karena RekON ingin ‘menjajal’ Yamaha Auditorium sebagai tempat konser.  Seharusnya sih karena dimiliki Yamaha, auditorium itu siap sekali sebagai tempat menggelar pertunjukan musik.  Suasana Nyi Ageng Serang Theater sendiri sebenarnya lebih memadai untuk pertunjukan drama atau pentas seni tingkat sekolah, meskipun luasnya lumayan.  Namun bahkan pendingin udara sentralnya tidak mampu menaklukkan udara panas yang menyergap.  Nanti, berulang Sam, mengeluh panas.  Sampai-sampai panitia berinisiatif memindahkan pendingin ruangan agar lebih dekat ke panggung.  Itu pun Sam masih bertanya setelah beberapa lama, “Kalian yakin (pendingin ruangan) itu tidak rusak?”

Tapi itu nanti.

Kini, setengah jam lebih lambat daripada yang direncanakan, pintu teater dibuka dan dengan tertib penonton berbaris masuk, langsung memilih tempat terbaik yang tersedia.  RekON sendiri lebih memilih duduk paling belakang, di mana RekON bisa bebas berdiri bila ingin tanpa mengganggu pandangan orang lain.

Rio, leader Super 9 Boyz, menjadi pembuka konser mini LUNAFLY, dan ia melakukannya dengan baik sekali!  Penonton yang pada awalnya mungkin terlalu terfokus menanti LUNAFLY sehingga tidak menaruh perhatian kepada Rio, menjadi terkesima mendengar suara Rio yang merdu.

DSC09145

Setelahnya, Rio pun menghilang ke balik panggung, dan setelah sedikit ‘godaan’ dari MC kepada penonton, Sam, Yun, dan Teo pun muncul juga, diiringi jeritan-jeritan kegirangan para LUKIEs.  Tanpa basa-basi, LUNAFLY langsung memulai pertunjukan mereka dengan single andalan Clear Day, Cloudy Day.  Penonton langsung riuh ikut bernyanyi.  Apalagi lagu kedua adalah Baby Justin Bieber, yang pasti dikenal oleh orang yang tidak menyukai sang penyanyi aslinya sekalipun.  Setelahnya, lagu demi lagu pun dibawakan, dengan jumlah yang membuat RekON tercengang karena tidak mengira setlist mereka akan sepanjang ini: 18 lagu plus 1 medley!

Sempat berganti kostum dari hitam-putih menjadi pink, ketiga anggota LUNAFLY bergantian menunjukkan kemampuan menyanyi solo, selain tentunya memamerkan keahlian mereka bermain instrumen.  Selain lagu-lagu sendiri, mereka pun cukup banyak membawakan lagu kover – antara lain 2 lagu Maroon 5, band yang sangat mereka gemari – dengan sentuhan pribadi mereka, salah satu hal yang melejitkan mereka di Youtube.

Yang membuat acara ini semakin istimewa adalah interaksi antara LUNAFLY dan penggemar yang sangat cair dan akrab.  Berulang kali Teo, misalnya, memancing tawa karena sembarangan menggunakan kata ‘sama-sama’ untuk menjawab pertanyaan apa pun dalam bahasa Indonesia.  Ia juga dengan sengit berkata ‘No cantik! No cantik!’ ketika ada yang menyematkan kata itu kepadanya.  Teo memang sensitif sekali bila dikira perempuan!  Namun ia sangat ‘hyper’ malam itu, tidak segan-segan ber-kwiyomi player, sementara Yun malu-malu dan Sam tegas menjawab “I’m too old for that.”

DSC09165

Band ini pun sangat terbantu oleh bahasa Inggris Sam yang sangat lancar.  Sayang, sudah begitu ada juga beberapa permintaan band yang tidak ‘nyambung’ ke penonton.  Misalnya, ketika Sam meminta penonton berdiri saja karena lebih menyenangkan, banyak penonton yang di depan justru tetap duduk dan memaksa yang lain ikut duduk.  Padahal Teo pun memberikan tanda dengan gerakan tangan, mengajak penonton berdiri dan bergoyang.  Begitu pula ketika Teo dan Sam meminta agar penonton tidak merekam lagu-lagu baru yang mereka bawakan, ada saja yang tidak menggubris.  Entah karena tidak paham atau karena memang bandel.

Rio S9B pun didaulat  untuk turut menyanyikan kover lagu Justin Bieber, As Long As You Love Me.  Upaya ‘merayu publik’ Indonesia pun semakin komplit ketika LUNAFLY menyanyikan lagu Kahitna, Cantik, dengan sangat baik, meski sedikit lupa-lupa lirik.  Logat Korea mereka nyaris tidak kentara, lho!  Pokoknya telinga dan mata penonton benar-benar dimanja malam itu.  Hanya saja, RekON berpendapat entah mengapa LUNAFLY terdengar lebih bagus bernyanyi sambil memainkan instrumen, tidak hanya dengan playback seperti saat encore.  Namun encore memang seru sekali, dan batasan antara LUNAFLY dengan penonton seolah nyaris hilang.  Teo melompat turun ke penonton (untung penggemar bisa menahan diri untuk tidak menyerbunya, karena memang tidak ada pemisah fisik antara bagian depan panggung dan kursi penonton!).  Yun yang tampak ragu-ragu ingin melompat, lebih memilih mendorong Sam sampai jatuh ke depan penonton.  Suasana sangat meriah dan menyenangkan!

Sempat juga diadakan sesi tanya-jawab bagi lima penonton terpilih yang paling heboh goyangnya.  Penanya pertama adalah penggemar LUNAFLY dari Belanda.  Ketika tahu hal itu, Sam langsung membalas, “Oh, you’re from Europe!  I’m from Europe too!”  Seorang penggemar laki-laki kontan disalami oleh semua anggota LUNAFLY.  Mereka tampak senang sekali melihat para penggemar laki-laki yang datang.  Suasana makin heboh karena LUNAFLY diajak berjoget dangdut oleh penggemar yang satu ini!

DSC09150

Seorang penggemar lain seperti tidak bisa mengajukan pertanyaan apa pun, hanya bertopang dagu di bibir panggung, mengamati Yun, memancing gelak tawa LUNAFLY dan penonton lain karena perilakunya yang ‘ajaib’.  Lima penggemar lain beruntung memperoleh topi atau CD bertanda tangan dari LUNAFLY.

Hari itu yang berkesempatan berinteraksi langsung dengan Sam, Yun, dan Teo tidak hanya mereka yang ‘beruntung’.  Karena semua penonton yang hadir memang berhak mendapatkan sesi tandatangan dan berfoto bersama ketiganya.  Seusai pertunjukan, ruangan pun disiapkan untuk acara tanda tangan dan berfoto bersama LUNAFLY.  Awalnya sempat akan ada meja yang digunakan, namun karena dirasa hanya akan membuang waktu bila LUNAFLY harus duduk-berdiri-duduk-lagi dan seterusnya, jejeran meja disingkirkan.  Pemberian tandatangan pun dilakukan sambil berdiri, satu per satu untuk setiap penggemar dimulai dari kelas Premium.  LUNAFLY pun dengan profesional dan ramah, untuk waktu yang tidak sebentar, melayani penggemar yang jumlahnya ratusan untuk berfoto dan memberikan tanda tangan.  Mereka pun ‘pasrah’ bila ada penggemar yang nekad memeluk.  Meski sudah lelah sekali, senyum mereka masih terus terkembang – apalagi Teo, yang sepertinya selalu siap sedia berpose aneh-aneh!  Misalnya, sewaktu ada penggemar yang memeluk Yun saat berfoto, Teo pun lekas-lekas memeluk Sam.

Setelah penggemar di ujung akhir barisan mendapat giliran, panitia beberapa kali bertanya, “Sudah tidak ada lagi?”  Mereka pun menutup rangkaian acara hari itu, dan LUNAFLY, panitia, dan penonton saling membungkuk dan mengucapkan salam.  Mendadak, saat LUNAFLY telah mulai berjalan kembali ke belakang panggung, dua penggemar datang berlari-lari sambil berteriak-teriak panik, “Belum, belum!”  Rupanya entah karena alasan apa, kedua penggemar ini ‘meleng’ dan ketinggalan berbaris untuk berfoto dengan LUNAFLY!  RekON hanya sempat melihat mereka berusaha mendekati LUNAFLY, namun dihalang-halangi panitia.  Ikut sedih melihatnya, moga-moga sih ada solusi bagi keduanya.  Jadi pelajaran juga bagi kita agar selalu sedia dan tertib dalam acara-acara sejenis, agar tidak sampai melewatkan hal-hal penting dan berharga.

DSC09156

Esok harinya, LUNAFLY bertolak ke Malaysia untuk melanjutkan tur mini mereka ini.  Tapi bila LUNAFLY berpikir mereka lepas dari kemacetan begitu lepas dari Jakarta… Mereka salah.  Di Kuala Lumpur pun mereka terjebak kemacetan hari Jumat sampai terlambat menghadiri acara yang telah dijadwalkan.  Yah, tidak apa-apa deh, macet, asal rejeki lancar…

Setlist

1. 맑은 날 흐린 날 (Clear Day, Cloudy Day)
2. Baby (kover Justin Bieber)
3. I’m Yours (kover Jason Mraz, solo Yun)
4. Impossible (TEO SOLO)
5. California King Bed (kover Rihanna, solo Sam)
6. As Long As You Love Me (kover Justin Bieber, kolaborasi dengan Rio dari Super 9 Boyz)
7. Payphone (kover Maroon 5)
8. Super Hero
9. Just The Way You Are (kover Bruno Mars)
10. Cantik (kover Kahitna)
11. One More Step
12. This Love (kover Maroon 5)
13. 보고 있거나 보고 싶거나 (Seeing You or Missing You)
14. Trouble Maker (kover Olly Murs)
15. Innocent & Young
16. Fly to Love
17. Locked out of Heaven (kover Bruno Mars)
18. 50 Ways to Say Goodbye (kover Train)

ENCORE
19. Medley kover One Direction

Advertisements

3 responses to “Showcase LUNAFLY di Jakarta 28032013

  1. Uwawawa….. Ketinggalan artikel yang satu ini! /o\

    Ah, artikel-artikel RekOn emang beda sama artikel media lain~ Lebih terasa “hangat” dan personal, bukan hanya sekedar artikel datar, hehehe…

    Jadi terbayang lagi serunya acara showcase LUNAFLY ini. Memang acaranya dikemas dengan sangat apik, menurutku. Selain masalah ruangan yang panasnya bikin Sam berkali-kali protes soal AC hehehe, acara ini overall keren banget! Bukan hanya sekedar menonton LUNAFLY membawakan sederet lagu dengan ciamik, tapi juga banyak sekali interaksi dengan fans yang membuat acara ini semakin ‘intimate’. Salah satu faktor utamanya adalah terbatasnya jumlah penonton sehingga nuansanya makin berasa akrab ❤

    Bagian paling berkesan itu adalah saat mereka menyanyikan Cantik-nya Kahitna dan saat untuk pertama kalinya, LUKIE Indonesia mendapat kehormatan untuk mendengarkan langsung lagu baru mereka yang baru akan dirilis, yaitu Fly to Love dan Innocent & Young! Dua lagu yang secara ajaib membuat venue seolah disulap menjadi dance floor dengan semua penonton berdiri, menari, mengangkat tangan dan ber-fanchant ria bersama ^o^ Sssstt…. menurut Yun (yang dia sampaikan lewat radio Super K-Pop) dia sangat terkesan dengan LUKIE Indonesia dan Malaysia, yang meskipun baru pertama kali mendengar Fly to Love tapi sudah bisa ber-fanchant "Go! Go! Go!" dengan sangat bersemangat! 😀

    Semoga suatu hari nanti LUNAFLY bisa kembali mengadakan konser di sini ya, min? Thanks for this enjoyable article! ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s