Encore konser D=OUT (ダウト) di Yoyogi, Tokyo 30122012

Hari itu, 30 Desember sore hari, RekON tergesa-gesa turun dari kereta JP jalur Yamanote yang membawa RekON dari stasiun Tokyo ke Yoyogi.  RekON mengantungi dua pilihan: menonton konser D=OUT di Yoyogi 2nd Gymnasium, yang dimulai pukul 5 sore, atau konser J (basis LUNA SEA) di O-EAST Shibuya yang dimulai pukul 6 sore.  RekON juga tidak tahu pasti apa yang membuat RekON memantapkan hati untuk lebih memilih D=OUT, meskipun sebenarnya saat itu sudah pukul 5.  RekON terlambat.  Ada janji yang tidak bisa RekON lewatkan siang harinya.

Di stasiun kereta itu, RekON kebingungan.  Tidak satu pun petunjuk arah memberikan indikasi ke mana RekON harus berjalan bila hendak pergi ke Yoyogi 2nd Gymnasium.  Baru kemudian RekON terkesiap sadar.  Bila ingin ke gimnasium Yoyogi, seharusnya RekON tidak turun di stasiun Yoyogi meskipun namanya sama, melainkan di stasiun Harajuku!

tyas_tiketdauto_30122012_tokyo

Bergegas-gegas RekON kembali ke peron, menunggu kereta yang akan membawa RekON kembali ke Stasiun Harajuku yang sebenarnya merupakan stasiun langsung setelah Yoyogi di jalur Yamanote.  Ah, waktu RekON sudah terbuang lebih banyak lagi gara-gara kesalahan RekON sendiri.

Rintangan RekON belum berhenti sampai di situ.  Di Harajuku, hujan deras menerpa.  Untunglah RekON membawa payung, dan RekON pun terburu-buru berjalan menuju jembatan penyeberangan di depan Meiji Jingu untuk menyeberang ke gimnasium.  Aduh!  RekON kaget melihat jembatan penyeberangan sedemikian dipadati manusia.  Bahkan untuk naik pun harus mengantri cukup lama.  Mau ke mana mereka semua ini?  Tidak mungkin mereka semua terlambat mau menonton D=OUT kan?

Ketika RekON akhirnya berhasil menyeberang, barulah RekON menyadari satu lagi hal yang luput RekON perhitungkan: hari itu dan keesokan harinya, gimnasium pertama Yoyogi digunakan oleh penyanyi kenamaan Jepang, Hamasaki Ayumi.  Alamak!  Pantas banyak orang begini!  RekON tergesa-gesa menembus mereka di tengah hujan menuju gimnasium kedua yang terletak di belakang gimnasium pertama.

Setibanya di gimnasium kedua, terdengar sepotong nyanyian Kouki dan gebukan drum yang berhenti.  RekON lekas-lekas menuju loket.  Mbak-mbak penjaga loket bertanya, “Tinggal  encore 3 lagu, tidak apa-apa?”  Lemas RekON mendengarnya.  Mana tiketnya mahal, 5300 yen.  Tapi rasanya, setelah menempuh perjalanan seberat itu, kalau sudah sampai situ dan tidak dapat apa-apa kok ya sayang juga.  Dan RekON sudah tidak merasa sanggup untuk berpindah ke Shibuya demi menonton J.  RekON pun mengangguk.  Uang dan tiket bertukar tangan.

RekON melangkah masuk ke gimnasium kedua, yang seperti ditunjukkan namanya sebenarnya merupakan gelanggang olahraga.  Bentuknya melingkar.  Panggung dibangun di satu sisi arena yang sebenarnya terletak di sisi yang sama dengan pintu masuk.  Panggung berbentuk T, dengan bagian tonjolan di depan dihiasi kain berwarna merah dan putih khas Jepang.  Agar tidak mengganggu penonton lain yang telah terlebih dahulu datang, RekON memilih untuk duduk di salah satu kursi di sebelah atas saja.  Kebetulan memang pintu masuk mengarahkan kita langsung ke sebelah atas tribun/stand.

Namun rupanya keberuntungan masih menghinggapi RekON yang sebenarnya sudah pasrah hanya kebagian tiga lagu hari itu.  Ternyata, karena konser tersebut merupakan yang terakhir dalam rangkaian tur peringatan ulang tahun kelima D=OUT, encore-nya pun spesial – lamanya kira-kira sejam!  Wajah RekON yang tadinya kuyup dan keruh berubah menjadi berhias senyum-senyum sendiri.

Encore dibuka dengan Kouki yang muncul ke panggung mengenakan yukata biru terang dan membawa payung merah.  Ia lalu menyanyikan Kokudou Blues-sen versi enka, yang disambut meriah oleh penonton.  Tuntas membawakan lagu tersebut, Ko-ki kembali menghilang ke belakang panggung.  Giliran Minase yang muncul mengenakan kostum merah dan langsung menggebuk drumnya, disusul oleh sang basis Reika.   Mereka berdua lantas sibuk berinteraksi dengan penonton untuk beberapa lama.

Reika, misalnya, memerintahkan penonton yang duduk di bagian yang ia sebutkan untuk berteriak.  “Arena!  Stand!”  Perintah ini tadinya ditanggapi dengan sigap dan girang oleh para penonton.  Namun lama-kelamaan, panggilan Reika makin membingungkan.  “Blok P!  Blok J!  Arena baris ketiga!”  Akhirnya jadi tidak ada yang menyahut sama sekali karena bingung dan penonton malah jadi tertawa-tawa geli!  Reika pun ganti taktik dan mengajak penonton untuk melakukan Mexican wave beberapa kali.  Suasana pun kembali panas dan ceria.

Baru setelahnya Ibuki, Hikaru, dan Kouki yang mengenakan kostum putih bergabung dengan Reika dan Minase di atas panggung, dan membawakan DOPING!!  dan kemudian Aisuru hito.   Kelar tiga lagu, RekON yang berpikir konser sudah berakhir, terkejut karena ternyata pergelaran itu masih berlanjut.  Masing-masing personil diberi kesempatan untuk berbicara kepada penonton.  Minase malah menyanyikan satu lagu penuh diiringi petikan gitar Hikaru, meskipun liriknya ngawur dan membuat penonton tergelak-gelak.  Ketika giliran Reika berbicara, Hikaru mencoba memancingnya menyanyi dengan mulai memainkan lagu yang sama, namun Reika menolak.  Ia justru lebih sibuk hendak melihat bagaimana hidungnya terlihat dari samping di layar besar.  Ibuki dan Haruka juga tidak terlalu banyak berbicara.  Mereka pun meluncurkan Irezumi –tattoo–.

Nah, sedikit catatan dari konser di Yoyogi ini.  Terus-terang RekON kurang menikmatinya dari segi sound.  Mungkin ada pengaruh dari beberapa hari menonton di live house dan live hall berukuran relatif kecil, yang lebih mampu ‘mengurung’ suara sehingga tidak meluber ke luar, namun tetap bisa memenuhi ruangan.  Akustik gimnasium kedua Yoyogi ternyata kurang memadai untuk konser musik – mungkin juga ada pengaruh dari penempatan speaker yang kurang pas dengan bentuk dan ukuran gelanggang tersebut.  Suara seperti terkumpul di tengah, kurang menyebar mencapai penonton-penonton di sebelah atas.  Drum Minase kurang terdengar menggelegar oleh RekON.tyas_dautoflyer_30122012_tokyo

Yang juga membuat repot adalah hanya digunakan satu layar, yaitu layar besar di belakang drumset Minase.  Tidak ada layar kiri-kanan besar yang sebenarnya bisa membantu penonton yang duduk terlalu jauh dari panggung agar bisa melihat aksi para personil dengan lebih jelas.  Sudah begitu, layar satu-satunya itu kerap gangguan pula!  Salah satu yang paling parah adalah ketika D=OUT membawakan Hanasaku BEAUTY.  Kouki mengajak penonton bernyanyi bersama.  Untuk itu, disediakan lirik di layar.  Eh, di tengah-tengah, liriknya macet!  Kouki yang sedang berdiri di platform di tengah panggung membalikkan badan  ke arah layar dan langsung separuh facepalm melihat kesalahan teknis itu.  Untunglah penonton hapal liriknya, sehingga mereka tidak membutuhkan contekan di layar itu lagi.

D=OUT kembali menghilang ke balik panggung setelah membawakan Sei ni shigamitsuku.  Penonton yang sempat bersiap-siap pulang, terkejut ketika layar mendadak kembali menyala, menampilkan tulisan putih dengan dasar hitam.  Ternyata untuk pertama kalinya, diumumkan jadwal D=OUT untuk tahun 2013 yang sudah tersusun sejauh itu, yakni:

2 Februari – peluncuran album baru

3 Maret – live di O-EAST

4 Maret – special memorial live di O-EAST

13-14 April – Paradise khusus untuk anggota klub penggemar D=OUT, ZIPANG

Mei – Juni – tur nasional Jepang, tanggal dan tempatnya telah ditentukan semua dengan rapi

Penonton pun bersorak-sorak girang.  Dan pesta malam itu belum berakhir.  D=OUT muncul lagi, kali ini kesemuanya mengenakan hakama hitam, kecuali Kouki yang mengenakan warna putih.  Sebagai penutup, mereka sekali lagi memainkan Kimon yang sebenarnya telah dibawakan sebelum encore.  Penonton pun diajak headbang berkali-kali.  Setelahnya D=OUT mengucapkan terima kasih tak terhingga dan mengajak penonton untuk bergandengan dengan penonton di kanan-kiri untuk kemudian melompat bersama-sama sambil berteriak.  Lucunya, yang salah gerak justru D=OUT, sehingga lompat bareng-bareng itu pun diulangi sekali lagi.  Selesai sudah konser terakhir mereka di tahun 2012!

Setelah konser, sebagian penonton langsung meninggalkan gimnasium, namun sebagian lagi – yang mengenakan wristband kuning – kembali berbaris.  Kalau RekON tidak salah tangkap, mereka adalah anggota klub penggemar yang berkesempatan melakukan hi-touch dengan D=OUT.  Di antara mereka bahkan ada 2 penggemar yang datang dari Singapura.  (Mereka juga berniat menonton konser pergantian tahun Alice Nine keesokan harinya.  Memang penggemar band-band PSC sepertinya.)   Oleh karena bukan anggota FC, RekON sudah tidak ada urusan dan beranjak pergi dari gimnasium, diguyur hujan yang belum juga berhenti.  Namun RekON bersyukur masih mendapat kesempatan menyaksikan pertunjukan D=OUT yang riang-gembira.

Setlist D=OUT 30 Desember 2012

MUSIC NIPPON

Zenshinshenrei  LIVES

SUNRISE

SATELLITE TV

POKER FACE

Goku

Chuukyori ren’ai

CAT WALK

Tears

BARAiro no Jinsai

Juliana

DANCE NUMBER

BUDDHACOMPLEX

Kimon

Heisei BUBBLE

BAR Yuugure

Tachikaze yokochou

SHANGRI-LA

Encore

Kokudou Blues-sen, versi enka

DOPING!!

Aisuru Hito

Irezumi –tattoo-

Hanasaku BEAUTY

Sei ni shigamitsuku

Kimon

Written by TP

Advertisements

2 responses to “Encore konser D=OUT (ダウト) di Yoyogi, Tokyo 30122012

  1. Nama: Pamela Dianita Puteri
    Twitter: @_pameladp
    E-mail: namelessliberty93@gmail.com
    Pilihan Hadiah: [1] CD+DVD swo UNiTE

    Wah, perjuangan admin terbayar ya XD
    Pingin denger jiga Kouki nyanyi ala Enka ahaha, Ibuki pasti manis pakai Hakama…. yah semua pasti manis tapi Ibuki member favorit saya ❤

    Walaupun cuma Encore tp tetep berkesan ya, as expected mereka berusaha menampilkan yang terbaik meskipun soundnya kurang memadai, namun karena usaha mereka livenya tetap terlihat sangat seru.

    Lalu saat Kouki setengah facepalm saat layarnya mati kok lucu yaaa <33
    untung penontonnya hafal ahaha, jadi nggak terlalu masalah XD

  2. Febri Arista // @fbrstasdrt // e-mail: febri21as@yahoo.com // [1] CD+DVD swo UNiTE

    Bener kata pepatah ya min “Salah pilihan membuat cerita lebih menarik” sebelumnya RekON kira encore cuma 3 lagu saja ternyata 1 jam dan dapat encore yang spesial~

    Tingkah laku d=out yang lucu dengan kata2 RekON yg lucu juga bikin saya ketawa-ketawa geli mungkin seperti penonton disana yg melihat Reika berteriak “Blok P! Blok J! Arena baris ketiga!” hahaha x))

    Penyampaian kata2nya bener2 bisa berimajinasi~ ketika RekON hujan2an menuju ke Yoyogi 2nd Gymnasium *kebetulan sekarang lagi hujan* haha

    Sankyuu RekON untuk artikel ini, semoga makin sering membuat artikel tentang band2 v-kei lagi~ x)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s